Rabu, 29 Juni 2016

A Wonderful Feeling For Me

Teringat dengan jelas waktu itu, disaat aku sedang memainkan salah satu hobiku, di dalam ruangan yang samar jika dipandang. Di tempat itu dan disaat itu pula pertama kali ku melihatmu, wanita cantik yang menarik perhatianku. Namun, tidak mungkin bagiku untuk dapat mengagumi seseorang hanya dari penampilan fisiknya saja. Sejak saat itu, muncul dorongan dalam diriku untuk mengenalmu, mengenalmu secara diam-diam. Aku hanya menjadi 'stalker', baik di dunia nyata maupun maya. Jelas itu semua tidak cukup. Waktu terus berjalan. Akhirnya kesempatan itu tiba. Siang itu, ku putuskan untuk bergabung dengan divisi yangmana kaulah pemimpinnya. Apakah kau tahu tujuanku memilih divisi itu? Ya, agar aku bisa mengenalmu lebih dalam, mendekatimu, dan supaya kau mengenalku. Ku lihat dari luar, kau sedang berada di kelasku, duduk seorang diri. Lalu aku mendatangimu dan mulai berbicara denganmu. Entah mengapa, aku merasa gugup saat berbicara denganmu untuk pertama kalinya. Tak lama kemudian, kau menerimaku menjadi anggotamu. Semakin mudah bagiku untuk mengenalmu lebih dalam lagi. Aku menawarkan diri untuk menjadi partnermu dan kau menyetujuinya. Sejak saat itu, aku mulai menaruh rasa kepadamu. Aku mulai mencintaimu. Aku mulai mengejarmu. Namun, aku sangat pesimistis kau juga merasakan hal yang sama. Tetapi aku tidak menyerah, walaupun kau bersikap dingin dan tak peduli kepadaku. Bahkan sebelum kau pergi dalam waktu yang lumayan lama, kau sempat membuatku sangat kesal. Namun aku berusaha sabar menghadapimu dan setelah kau pergi, aku sangat merindukanmu. Tak pernah lelah aku mendoakanmu. Saat itu, kau jauh di mata dan raga ku, namun dekat di hati dan doa ku. Seiring berjalannya waktu, kita semakin dekat. Banyak waktu yang kita lalui bersama. Aku merasa jika kau telah memberiku kesempatan, kau mulai membuka hatimu untukku. Aku semakin gencar berusaha untuk membuatmu bahagia dan nyaman bersamaku. Bersamaan dengan itu, Rasa cintaku kepadamu semakin membesar hingga hati ini sulit tuk membendungnya. Saat yang kutunggu pun tiba, pada hari itu, kau mengatakan bahwa kau juga memiliki rasa kepadaku. Aku sangat bahagia. Namun, hubungan kita tetap tidak jelas. Tetapi aku tidak terlalu mempermasalahkannya. Toh kita juga sama-sama bahagia. Hingga akhirnya, pada tanggal 17 Juni 2016, kau menjelaskan semua dan kita sepakat untuk membuat komitmen. Sejak saat itu aku tidak merasa digantungkan lagi dan secara tidak langsung kita mulai saling memiliki satu sama lain. Sebelum dirimu, sempat ada 2 perempuan yang dapat merebut hatiku. Tetapi kau sangat berbeda dari mereka. Baru engkaulah yang berhasil membuatku merasa bahwa aku benar-benar mencintai dan dicintai oleh seseorang. Aku merasa sangat bahagia dan nyaman karena Kamu. Aku sangat bersyukur atas semua ini dan aku berharap agar kita dapat menjaga komitmen yang kita rangkai bersama. Di dalam doaku, selalu tercantum namamu. Tak henti-hentinya aku berdoa supaya kita dapat melangkah bersama lebih jauh lagi dan pada akhirnya, kita disatukan. Kau sangat berharga bagiku, mungkin kau tidak menyadari bahwa kau telah menuntunku menjadi pribadi yang lebih baik dan kau juga tidak segan menerima segala kekuranganku. Aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi. Karena aku sangat mencintai dan menyayangimu.